Bea Cukai Batam membantu tanggapan Covid-19 dengan menyumbangkan 12,5 ton gula kepada Pemerintah Kota Batam

TRIBUNNEWS.COM-Sebagai tindak lanjut dari tindakan ini, departemen layanan utama Kantor Pabean Batam (KPU) menyumbangkan 12,5 ton gula yang diimpor dari Gula Shakti kepada pemerintah kota Batam milik negara. ), Jumat (8/5).

Susila A Brata, kepala Kantor Pajak dan Konsumsi Bea Cukai Batam, mengungkapkan bahwa gula ini ditangkap oleh petugas Bea Cukai Batam pada 11 April 2020. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa muatan yang dibawa oleh KM Kurnia Jaya mengandung hingga 12,5 ton gula impor, tetapi tidak ada dokumen bea cukai. “— Menurut Keputusan Menteri Keuangan S-25 / MK.06 / WKN.03 / KNL.04 / Keputusan 2020 tentang persetujuan subsidi komoditas senilai Rp 162,5 juta pada tanggal 27 April 2020. Mengenai pengujian produk olahraga, harus diumumkan pada tahun 2020 bahwa sampel produk merek Shakti Sugar yang diimpor memenuhi persyaratan parameter pengujian dan sesuai untuk dikonsumsi. Tidak. Zurich mengatakan: “BMN dan cabang-cabangnya.

Serah terima diserahkan secara simbolis oleh kepala Komite Kepabeanan Batam kepada Walikota Batam Muhammad Rudi. Dalam menghadapi pandemi Covid-19, transfer akan dilakukan Penduduk Batam memberikan subsidi 12,5 ton gula untuk memenuhi kebutuhan dasar. Makanan

Rudi mengatakan bahwa subsidi gula ini akan langsung dikirim ke masyarakat Batam melalui Sekretaris Daerah Kota Batam (Sekda). Penerima bantuan terkonsentrasi pada penduduk yang tidak dapat memperoleh bantuan melalui dana APBD karena mereka sebelumnya telah terdaftar sebagai penerima bantuan dari pusat bantuan.

“Bantuan yang diterima oleh masyarakat tidak boleh tumpang tindih. Kita tidak dapat berpartisipasi dalam penyediaan bantuan APBD. Tapi mereka bisa mendapat bantuan dari kontraktor (termasuk bea cukai), ‚ÄĚjelas Rudi (*).

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live