Aplikasi Siroleg, senjata bea cukai dan pemerintah daerah Malang menghasut rokok ilegal

TRIBUNNEWS.COM-Proliferasi rokok ilegal belum menjadikan Bea Cukai Malang irasional. Pemerintah Pabean Malang menggunakan teknologi informasi untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam memadamkan rokok ilegal. Ini juga merupakan langkah untuk memperkuat pengawasan sirkulasi ilegal rokok. Saat ini, sirkulasi ilegal ini sudah mulai memasuki platform e-commerce atau e-commerce. Penanggung jawab Kantor Pabean Malang menjelaskan bahwa, bekerja sama dengan Administrasi Ekonomi dan Pembangunan Kota Batu, langkah yang tepat harus diambil untuk memberantas rokok ilegal di zona kendali kami. , Latif Helmi, di lobi Kantor Pabean Malang pada hari Rabu 03/11. -Dia juga mengungkapkan bahwa partainya sudah memiliki senjata yang kuat, yaitu, aplikasi SIROLEG atau Sistem Informasi Rokok Ilegal adalah aplikasi komputer yang diprakarsai oleh Kantor Pabean Wilayah Kedua Jawa Timur, dengan tujuan mempromosikan pencegahan dan penindasan sirkulasi rokok ilegal. – “Selama pertemuan, kami juga mencapai koordinasi ini dengan berbagi pertemuan dan mempraktikkan penggunaan aplikasi SIROLEG secara langsung oleh semua tamu. Aplikasi SIROLEG diperkenalkan,” kata Latif. Kantor Pabean Daerah Januri menyatakan bahwa SIROLEG tidak hanya digunakan untuk memantau peredaran rokok di wilayah tersebut, tetapi juga mencerminkan penggunaan Dana Bagi Hasil Tembakau Pabean Jawa Timur (DBHCHT) untuk wilayah tersebut. Memberantas rokok ilegal dan memahami tujuan dan strategi DBHCHT. Sebagai bagian dari desentralisasi daerah konsumsi / penghasil tembakau, persentase tertentu pajak nasional dapat memenuhi kebutuhan daerah.

“Dalam peraturan ini, DBHCHT digunakan untuk mendanai salah satu program / kegiatan yang bertujuan menghilangkan barang-barang konsumsi.” (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live