Bea Cukai menyampaikan keinginannya kepada pemerintah Jawa Barat melalui konferensi video

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Jawa Barat terus mengejar sinergi dan upaya bersama untuk mempromosikan pengelolaan pandemi COVID-19. Kali ini terkait dengan industri, Daerah Pabean dan Cukai Jawa Barat telah memulai kemitraan dengan Gubernur Jawa Barat Reidwan. Ridwan Kamil dan pemangku kepentingan industri dan perdagangan mengadakan acara konferensi video untuk membahas masalah yang akan muncul ketika pembatasan sosial skala besar (PSBB) diterapkan di Jawa Barat.

Acara diadakan pada hari Selasa, 21 Februari 2002 Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Perwakilan Departemen Keuangan Jawa Barat, Kantor Pusat Bea Cukai, Perwakilan Pedagang dan Asosiasi Asosiasi AEO / MITA, seperti APKB, IEI, GPEI, API, APIKMI, EMINET , PUPUK dan APEI.

Bekerjasama dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Ridwan Kamil), tujuan kali ini adalah untuk membahas dampak Covid-19 pada kegiatan industri di Jawa Barat dan masalah yang timbul. Dan metode penerapan PSBB di Jawa Barat dan solusi diadopsi untuk memecahkan masalah.

Pada saat yang sama, Saipullah Nasution, Direktur Biro Bea Cukai Daerah Provinsi Jawa Barat, mengungkapkan bahwa Bea Cukai akan mendukung rencana pemerintah Jawa Barat untuk mengatasi Covid-19.

“Kami akan mendukung rencana pemerintah provinsi Jawa Barat. Bea cukai juga akan memastikan bahwa hak dan fungsi kami berfungsi secara normal dalam bea cukai dan layanan dan pengawasan di Jawa Barat pada khususnya,” kata Saipra.

Kita semua berharap PSBB dapat bekerja dengan baik dan industri (terutama di Jawa Barat) dapat kembali normal. Ridwan Kamil mengatakan: “Epidemi Covid-19 adalah masalah umum. Jika semua pihak siap untuk mengambil inisiatif, proaktif dan bekerja sama, itu dapat diselesaikan dengan cepat.” (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live