Malang Customs Act mengambil gudang produksi alkohol ilegal

Malan TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai terus aktif mengawasi distribusi barang ilegal di masyarakat sambil melakukan tugasnya sebagai pelindung masyarakat. Kali ini, Bea Cukai Malang berhasil memastikan keamanan ribuan liter trobas ilegal di tiga gedung berbeda di Bantul, Kabupaten Malang, Rabu (3/4). Latif Helmi mengungkapkan bahwa ular yang sudah lama ditagih ini adalah minuman beralkohol dari wilayah selatan Malang, yang dibuat dengan cara fermentasi melalui tape. Latif mengatakan: “Dalam upaya ini, para perwira kami berhasil memperoleh 6.450 liter trobas dan 2 unit peralatan produksi.” “Menurut pemeriksaan para agen, ditemukan bahwa tiga bangunan diproduksi dalam bentuk trojan minuman beralkohol. Untuk produk yang dapat dikurangkan, bangunan pertama menerima 50 barel perincian, bangunan kedua menerima 19 barel, dan bangunan ketiga menerima 15 barel. Tidak ada lisensi untuk NPPBKC (kode identifikasi pemberi kerja untuk produk yang dapat dikurangkan dari pajak). Peralatan produksi “, Latif menjelaskan. Latif menyimpulkan: “Tindakan ini diterapkan sebagai tindakan pabean untuk memastikan sirkulasi alkohol yang berbahaya bagi kesehatan seluruh masyarakat. Kegiatan ilegal dalam pajak cukai juga telah menyebabkan hilangnya pajak nasional dalam pajak cukai.” (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live