Bea Cukai memberikan bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19 di berbagai daerah

TRIBUNNEWS.COM-Selama Pandemi Penyakit Coronavirus 2019 (Covid-19), kebiasaan berbagai daerah terus menunjukkan semangat membantu dan berbagi. Menurut Syarif Hidayat, kepala bea cukai internasional dan antarlembaga, bantuan yang diberikan oleh bea cukai dan cukai di berbagai daerah hanya ditujukan untuk mengurangi beban orang yang terkena pandemi. Syarif mengatakan: “Selain memastikan operasi layanan dan pengawasan yang normal, kami juga telah mengurangi beban masyarakat dengan memberikan bantuan dasar yang diperlukan.

Ketapang (18/4) Bea Cukai menyediakan beberapa kemasan makanan untuk masyarakat distrik Kauman di Ketapang. “Dalam menghadapi pandemi Covid-19, layanan sosial semacam ini merupakan bentuk kepedulian terhadap Bea Cukai Ketapang, terutama bagi penduduk di daerah merah yang telah kehilangan banyak mata pencaharian,” sebuah sub-departemen Kantor Bea Cukai Ketapang.

Kabupaten Ketapang adalah salah satu daerah yang berpotensi rawan Covid-19. Beberapa kelurahan telah ditunjuk di zona merah, salah satunya adalah desa Kauman. Beberapa waktu lalu, warga mengeluhkan dampak pandemi Covid-19, dan banyak warga Kaoman yang PHK. (PHK) dan diseret ke bawah oleh penolakan aplikasi. (Bea Cukai Belawan, Rabu (15/4)), Bea Cukai Belawan mendistribusikan 100 paket makanan ke masyarakat di dekat Jalan Medan, Kota Belawan.

Kantor Bea Cukai Belawan bertanggung jawab Tri Utomo Hendro Wibowo mengatakan: “Makanan dasar adalah untuk orang-orang yang bergantung pada pendapatan sehari-hari mereka. Saya berharap sumbangan ini akan membantu mereka.

Pada saat yang sama, Bea Cukai Tanjung Pinang, melalui Aliansi Komunitas Kristen, mendistribusikan 80 paket makanan pada hari Minggu 04/19. “Kegiatan layanan sosial ini adalah melalui distribusi hingga 80 paket makanan untuk penduduk Kotapraja Tanjungpinang. Hal ini tercapai, terutama bagi penduduk yang masih harus bekerja di luar rumah mereka di bawah penyebaran Covid-19, yaitu, doormen, pekerja konstruksi, pengusaha dan kepala layanan bea cukai tempat parkir. Cukai Tanjungpinang, Muhammad Syahirul Alim. ——————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————————- kantor kepolisian daerahnya. – “Kami berbagi dalam bentuk bahan makanan dan topeng dengan nelayan di perairan Sungai Penang dan dengan masyarakat Nagari Sungai Pinang, Koto XI Tarusan, dan Nagari Sungai Pinang di Kabupaten Persir Selatan.” 19 Kekhawatiran orang-orang yang terkena dampak penyebaran virus. “Kepala Kantor Pabean Bayur mengatakan. Hilman Satria. Selain memenuhi kebutuhan dasar, bea cukai juga menyumbangkan alkohol sebagai bahan untuk membuat ha dan desinfektan. Kamis (04) / 16) Amamapare Bea Cukai Amamapare Bea Cukai menyumbangkan 96% alkohol cair kepada Tim Kontrol Koordinasi Mimika Covid-19 sebagai pembersih tangan dasar.

“Bantuan semacam ini sangat berarti bagi kami, dan kami sangat berterima kasih atas persediaan saat ini. Kantor Bea Cukai Amamapare berterima kasih kepada kami karena telah membantu kami menangani pandemi ini, “kata Reynolds, yang adalah juru bicara kelompok kerja Mimika Covid-19 dan bertanggung jawab atas kontrol cepat kelompok kerja tersebut. Selain itu, Bea Cukai Amamapare juga melaporkan kepada Timmy Rumah Sakit Mitra Masyarakat, rumah sakit rujukan di daerah Ka, menyumbangkan alkohol cair.

“Kami menyerahkan dua kaleng plastik kepada staf medis rumah sakit. Ini mungkin terdengar sedikit, tetapi untuk kelangsungan kegiatan staf medis, manfaatnya banyak. Selain bahan baku desinfektan, untuk tangan, alkohol ini dapat digunakan oleh rumah sakit untuk kegiatan perawatan pasien aktif dan kegiatan yang dipantau, “kata Abdul Rahim, manajer kepatuhan yang bertanggung jawab untuk tugas tersebut. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live