Setelah aksi bersama dengan BNN dan polisi, Bea Cukai Pangkalpinang menghancurkan Sabu

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Bangka Pinang, bekerja sama dengan Administrasi Obat-Obatan Negara Provinsi Bangka Belitung dan Kantor Kejaksaan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menghancurkan 995 gram narkotika metamfetamin Banggapinan, BNNP, BNNP dan Daftar obat-obatan narkotika diungkapkan oleh Mabes Polri Bangga Belitung bersamaan dengan petugas bea cukai. —— Yetty Yulianty, kepala Kantor Pabean Bangkapinan, mengungkap tatanan kronologis yang diadopsi oleh para pejabat gabungan pada bulan Maret 13. Tim gabungan memeriksa isi kapal dan berhasil menuangkan satu kilogram metamfetamin ke Kabupaten Bangka. Perairan Galliat, “kata sheriff.” Keempat tersangka, pelanggar berulang, adalah DSK dari Cirebon (30), R dari Lingga dari Kepulauan Riau (44) dan SH dari kurir (35) , Dan DS (41) Bangka yang pernah tinggal di Batam adalah Riau. Bertanggung jawab untuk menangani kasus ini untuk waktu yang lama.

Metode untuk menghancurkan bukti dalam bentuk metamfetamin adalah menghancurkannya dengan mixer dan kemudian membuangnya ke saluran pembuangan terakhir (septic tank). BNNP Bangka Belitung, Brigadir Jenderal Nanang Hadiyanto menyatakan terima kasih kepada tim gabungan untuk menghentikan penyelundupan narkoba. “Terima kasih kepada tim penegak hukum yang berhasil menemukan kejahatan narkoba saat ini, sehingga bukti narkoba dapat dihancurkan hari ini.” Nanang menambahkan bahwa kepunahan didasarkan pada hal-hal seperti menjaga jarak antara mereka dan mengukur suhu tubuh ketika memasuki area yang rusak untuk mendapatkan anestesi. Bukti obat-obatan dan penggunaan alat pelindung diri seperti masker dan sarung tangan. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live