Bea Cukai Pekanbaru menjamin keamanan 430.000 rokok ilegal

TRIBUNNEWS.COM-Terus memantau barang berbahaya dan barang ilegal, Selasa (23/6), Bea Cukai dan Carolina Utara sekali lagi berhasil menghentikan peredaran 430.000 rokok ilegal di Pandao, Pasili, Buenos, Pekanbaru. Seksi Penegakan Hukum dan Investigasi Agung Saputono menjelaskan bahwa penangkapan itu didasarkan pada informasi masyarakat, yaitu bahwa ada dua mobil bernomor Jambi dan Sumatera Utara yang membawa rokok dari Keritang ke Pekanbaru. liar. Dia mengatakan: “Dilaporkan bahwa tim kontrol pabean Pekanbaru segera bergegas ke lokasi pengawasan.”

Setelah pengawasan, tim polisi akhirnya berhasil mengambil tindakan terhadap rokok ilegal di depan sebuah rumah kosong di daerah Pandao. Dia berkata: “Rokok yang disamarkan dengan plastik hitam dan merah.” Tim juga berhasil mengamankan pembawa rokok ke Rafael Island yang terdiri dari 4 orang. Jumlah total rokok yang berhasil disahkan adalah 43. Agung menjelaskan bahwa operasi menerima pernyataan tindakan dengan ringkasan operasi, dan kemudian segera meneruskan bukti dalam bentuk rokok ilegal yang ditemukan ke Bea Cukai Pekanbaru dan Ambaru Bea Cukai Peik akan lulus. Pengangkut dan alat angkutnya memerlukan studi lebih lanjut dari semua pihak yang berkepentingan. “Kita tidak boleh lalai. Bahkan selama pandemi Covid-19, kita akan terus mengambil tindakan untuk memerangi rokok ilegal. Kita akan mengambil langkah-langkah kebersihan yang tepat dan mengambil tindakan yang sesuai.”

Untuk berhasil, Ah Gong berharap bahwa mereka yang memiliki informasi tentang rokok ilegal tidak akan ragu untuk meneruskannya ke bea cukai terdekat. Dia menyimpulkan: “Bahkan dalam pandemi yang sedang berlangsung, kami akan segera mengikuti informasi ini.” (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live