Bea Cukai Belawan menandatangani inspeksi karantina pabean bersama

TRIBUNNEWS.COM-Kepala Kantor Pabean Belawan Tri Utomo Hendro Wibowo, Direktur Pusat Karantina Pertanian Belawan dan Biro Karantina Ikan di stasiun karantina ikan Kelas II Belawan untuk kontrol kualitas dan keamanan produk perikanan menandatangani tautan SOP Deklarasi Bersama Karantina dan Karantina, Kamis (2020) 25 Juni) Di balai pemeriksaan medis TP Graha Segara (TPFT) komprehensif Republik Belarus. Inspeksi gabungan Jawa atau inspeksi gabungan didasarkan pada perjanjian kerja sama antara bea cukai dan Biro Karantina Ikan, kontrol kualitas produk perairan dan nomor keselamatan; KEP-197 / BC / 2019, nomor: 11511 / HK.220 / K. 1/72019, nomor: 3408 / BKIPM.1 / KS.300 / VII / 2019. Implementasi pelabuhan Belawan diprakarsai oleh Karantina Belawan dan Pusat Pertanian serta Biro Karantina Ikan, dan kontrol kualitas perikanan dan keamanan perikanan di stasiun karantina ikan tipe kedua Belawan.

Juga berpartisipasi dalam PT Prima Indonesia Logistik, PT Graha Segara, semua orang bertekad untuk berhasil melaksanakan kegiatan inspeksi bersama.

Baca: Bea cukai Malang dan Jambi menghancurkan miliaran rupee barang ilegal, termasuk mainan seks. , Di waktu dan tempat yang berbeda. Oleh karena itu, melaksanakan inspeksi ini mengharuskan pemilik kargo untuk memindahkan wadah dua kali dan membukanya dua kali, yang secara otomatis menghasilkan biaya tambahan.

“Namun, melalui inspeksi bersama ini, peti kemas hanya dapat dipindahkan satu kali dan dibuka sekali, sehingga petugas bea cukai dan karantina dapat memeriksa peti kemas di tempat yang sama secara bersamaan,” jelas Tri Utomo. Dia berharap inspeksi bersama dapat menjadi inovasi yang dapat mengurangi lamanya tinggal di dunia bisnis melewati pelabuhan Bellawang dan meminimalkan biaya, sehingga mempercepat sirkulasi barang dapat mempromosikan pengembangan industri dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live