Ini adalah potret Bayzo Bayur Customs Boatzoeking

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka menegakkan hukum bea cukai dan pajak konsumsi, bea cukai telah diberikan kekuatan untuk menghentikan dan memeriksa alat transportasi di laut atau sungai, dan menyediakan alat transportasi di bea cukai atau tempat lain untuk diperiksa. Ketentuan ini diikat oleh Pasal 90 dan 91 UU Pabean.

“Bea Cukai Bayur tidak terkecuali. Negara ini memiliki armada patroli maritim yang mengawasi perairan Provinsi Sumatera Barat. Rute utama barang masuk dan meninggalkan daerah pabean,” kata Hilman Satria, kepala Kantor Bea Cukai Bayur. Dia mulai menjelaskan maritim Patroli dan kapal. Pada hari Senin, 15 Juni, karyawan kayak. Hillman mengatakan bahwa kegiatan kayak atau memeriksa fasilitas transportasi dari luar daerah pabean bertujuan untuk melindungi orang Indonesia dari penyelundupan dan perdagangan ilegal, dan mengawasi pergerakan semua barang di dalam dan di luar Indonesia.

<< Memasuki perairan Indonesia melalui sarana transportasi narkoba, kemungkinan penyelundupan narkoba dan barang selundupan lainnya lebih tinggi. Sebagai lembaga yang berwenang memeriksa fasilitas transportasi laut, bea cukai harus memahami dan memahami prinsip kerja penyelundupan.

Dari 9 hingga 15 Juni 2020, petugas patroli dari Teluk Adat Bayur berpatroli di pelabuhan.Di perairan Telukbayur, Bungus, Sungai Pisang dan Sirandah di daerah tersebut, operasi berperahu juga dilakukan untuk Pastikan bahwa kapal dari negara asing yang masuk ke dalam otoritas Indonesia tidak akan mengangkut barang berbahaya dan melanggar peraturan. Selain itu, kapal yang diperiksa tidak mengangkut barang berbahaya dan melanggar peraturan untuk melanjutkan navigasi. Patroli berbeda dan kali ini bertepatan dengan pandemi Covid-19. Patroli kami selalu mengikuti peraturan higienis yang direkomendasikan oleh pemerintah. Hillman menambahkan: “Ia juga berharap bahwa patroli reguler akan mengurangi bea cukai maritim dan pajak konsumsi. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live