Bea cukai dan pajak konsumsi membantu memenuhi kebutuhan harian pekerja harian di tiga kota ini

Pandemi TRIBUNNEWS.COM-Covid-19 telah menyebar ke seluruh pelosok Indonesia, termasuk Pulau Kalimantan. Pada hari Rabu (05/06), Kalimantan timur dari lima provinsi di Kalimantan menempati peringkat pertama dengan 35 kasus positif virus corona positif. Di Kalimantan Selatan, 34 pasien dinyatakan positif terkena virus corona. Ini diikuti oleh 25 orang di Kalimantan Tengah, 16 kasus di Kalimantan Utara, dan akhirnya 13 kasus di Kalimantan Barat – masyarakat di bidang ekonomi juga merasakan dampak pandemi ini. Sebagai solusi, departemen bea cukai meluncurkan kampanye donasi makanan dasar untuk memenuhi kebutuhan dasar pekerja sementara yang secara ekonomi terkena dampak Covid-19. Objek yang disumbangkan adalah pedagang asongan, penjaga, sopir angkutan umum dan orang-orang yang perlu menyumbang. Di daerah terpencil, hindari penampilan keramaian dan keramaian komunitas.

Ini untuk menjaga kesehatan tim pengiriman dan komunitas penerima makanan. Romi Haryo Julianto, kepala Departemen Layanan Informasi dan Bea Cukai Tarakan, mengungkapkan bahwa acara tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat dan kebutuhan makanan warga Tarakan.

Pada saat yang sama, di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Pabean Balikpapan juga mendistribusikan 30 atau 20 paket makanan. Aries Permana, kepala departemen informasi dan konsultasi kepabeanan Balikpapan, menyatakan harapan bahwa tindakan sosial ini akan diambil: “Kami berharap pekerjaan yang dilakukan oleh bea cukai akan mengurangi beban orang yang membutuhkan dan menginspirasi mereka. Yang lain terus saling menjaga satu sama lain. Dan terus saling memperkuat bantuan. Orang-orang yang masih perlu mencari nafkah di luar rumah masih dibutuhkan. “

Tidak hanya paket makanan dibagikan, bea cukai juga memperhatikan mereka yang bertempur melawan Covid-19 dengan membagikan topeng gratis karena itu terjadi di Kalimantan Barat Di persimpangan Rumah Sakit Agoesdjam Ketapang, Rabu (29/4). Bea Cukai Ketapang dan Markas Besar Kepolisian Daerah Ketapang bekerja sama dalam penggerebekan terhadap pengemudi sepeda motor dan pengemudi mobil tanpa topeng. Positif untuk coronavirus dalam seminggu terakhir. Namun, kesadaran masyarakat Ketapang tentang pandemi ini masih belum tinggi, fakta yang membuktikan bahwa orang selalu meninggalkan rumah tanpa mengenakan topeng. Itu sebabnya kita harus bergerak maju! “Kata Dimas Teguh Pratama, kepala konsultasi pabean dan informasi di Negara Bagian Jibang. Penerimaan.” Dia menjelaskan bahwa selain mencegah penyebaran Covid-19, kegiatan distribusi topeng juga bertujuan meningkatkan sinergi antara Kabupaten Ketapang.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live