Bea cukai gagal menyelundupkan rokok yang diimpor secara ilegal dari Thailand

TRIBUNNEWS.COM-Sinergi antara Bea Cukai Daerah Aceh, Bea Cukai Lhokseumawe, Bea Cukai Kepulauan Riau dan Bea Cukai Tanjung di Balai Aksi Karimun Facility (PSO TBK) dalam Virus Corona (COVID-19) Epidemi di Indonesia Menghancurkan penyelundupan. Impor ilegal 10.200.000 batang rokok dari Thailand ke perairan Tanjung Jambo Aye di Aceh utara. Dalam hal ini, negara menderita kerugian 11.346.225.000 rupee di departemen pajak. Informasi tersebut kemudian ditransmisikan ke Kapal Patroli Bea Cukai BC 30004 yang berpatroli di perairan pantai timur Provinsi Aceh. Ecise Kepri dan PSO TBK menerima informasi tambahan bahwa sebuah kapal mengambang di perairan Tanjung Jambo Aye. Tim kemudian berhasil menemukan kapal target di perairan Tanjung Jambo Aye.

Dalam operasi ini, kantor bea cukai regional di Kepri dan tim PSK TBK memastikan 3 penulis dengan inisial SDL (53 tahun), MSL (42 tahun) dan AD (20 tahun). ), membawa 1.020 kotak rokok biasa dari Thailand (tidak diikat dengan pita pajak konsumsi), yang disembunyikan di haluan, buritan dan di sekitar kapal. KM kapal. Seroja yang dikodekan oleh SDL tidak dapat menampilkan dokumen pabean yang valid, sehingga tim menarik KM. Seroja, kargo dan krunya pergi ke pelabuhan Krueng Geukueh di Lhokseumawe untuk pemeriksaan lebih lanjut. – Terlepas dari prevalensi virus korona, bea cukai akan terus memantau dengan ketat peredaran rokok ilegal untuk memastikan pendapatan nasional yang pada akhirnya akan digunakan. Kembali oleh komunitas. Bea cukai berharap bahwa jika kegiatan mencurigakan terkait penyelundupan rokok ditemukan, publik dapat memainkan peran aktif dalam memberi tahu pihak berwenang. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live