Bea Cukai Batam gagal menyelundupkan sabu ke barang-barang yang dikirim

BABAM TRIBUNNEWS.COM-Dengan terus memperkuat pengawasan barang dan barang impor, Bea Cukai Batam telah berhasil diperoleh dari Pukadara Pukadara PPS (Rabu) (12/2) 205,1 gram metamfetamin / sabu anestesi. -Susila Brata, kepala Kantor Pabean Batam, mengungkapkan bahwa operasi dimulai pada 11:50 di Bank Dunia (WIB), menargetkan tas barang impor yang diduga sebagai petugas bea cukai, dan tas ini dikirim ke Jakarta Di selatan, beberapa paket dimuat dan ditempatkan pada gambar x-ray. – Susila berkata: “Setelah diperiksa oleh petugas di lokasi, tas menemukan paket berisi tas, dan ada dua paket plastik yang berisi manik-manik kristal yang dicurigai sebagai metamfetamin.”

Selain itu, bea cukai Pejabat juga memperoleh bukti nomor tanda terima CN / JNE 150220002758320, penerima barang mewakili Shinta dan penerima barang mewakili Diana.

“Pengirim dan penerima barang yang muncul pada tanda terima di sebelah kiri tidak dapat mengkonfirmasi perusahaan karena nomor telepon dan alamat pada tanda terima tidak dapat dihubungi,” lanjut Susila. Bukti tersebut kemudian diserahkan ke Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kepulauan Riau untuk diproses lebih lanjut. Untuk dapat menangkap narkoba, bea cukai mengharuskan masyarakat untuk berhati-hati ketika menangani barang impor dan transportasi.

“Kesimpulannya adalah bahwa metode penyelundupan ini tak terhitung jumlahnya, dan pengirim dan penerima akan bertanggung jawab atas kasus ini. Oleh karena itu, kami mendesak masyarakat untuk waspada dalam berurusan dengan transaksi orang asing.” Susila (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live