Ini adalah langkah wajib bagi bea cukai untuk memerangi penyelundupan narkoba

TRIBUNNEWS.COM – Tentang status Indonesia, kedaruratan narkoba, bea cukai dan pajak cukai sering mengambil langkah-langkah pencegahan untuk menanggapi ancaman dan tantangan pengembangan perdagangan narkoba ilegal di Indonesia. -Sebagai contoh, pengembangan sistem pengawasan dan penegakan hukum komprehensif yang mencakup sistem intelijen pusat dan penegakan dan penegakan bersama obat-obatan narkotika, yaitu jaringan operasi bersama dengan lembaga penegak hukum lainnya (BNN dan POLRI) terkait dengan perdagangan narkoba dan pengambilan keputusan kriminal.

Tidak hanya itu, bea cukai juga mengadopsi langkah-langkah wajib untuk memberantas perdagangan narkoba, yaitu untuk menerapkan perdagangan narkoba dan memusnahkannya. Bukti tindakan yang diambil di bidang narkotika untuk menjaga transparansi tarif, seperti yang diberlakukan oleh Tanjung Balai Karimun dan Makassar dan bea cukai.

Jumat (14/2), Tim Pajak Bea dan Cukai Tanimbalai Karimun dan Tim Investigasi Narkoba Kepolisian Karimun memperoleh tiga anggota awak pada rute Cook-Karimun, mereka tiba di Tanai Balai Karimun International Ferry. Pelabuhan.

Direktur kantor mengatakan: “Menurut hasil dari tinjauan pelaku yang dituduhkan, kami memperoleh bukti obat-obatan yang diduga metamfetamin atau metamfetamin, yang merupakan obat narkotika kelas satu dengan berat 11,65 gram. .”bea cukai. Tanjung Balai Karimun, Agung Marhaendra Putra pada konferensi pers, Rabu (03/04). Masih menurut Agung, ketiga tersangka pelaku dan barang bukti dibawa ke kantor bea cukai Tanjung Balai Karim untuk pemeriksaan lebih lanjut dan kemudian diserahkan kepada tim detektif kepolisian untuk diproses lebih lanjut – langkah wajib lainnya untuk belajar tentang Rwanda Penghancuran orang. Siapkan Provinsi Saravesi Afrika Selatan dan BNN Hai pada Senin (02/03) di halaman Kantor BNNP Provinsi Sulawesi Selatan tentang bukti narkotika berupa 3,705 gram metamfetamin. — Insiden pemusnahan dipimpin langsung oleh Direktur Biro Narkotika Nasional Sulawesi Selatan, Brigadir Jenderal Nugroho Wigijarto (Idris Kadir) Kadir) mengungkapkan bahwa pengungkapan kasus narkoba adalah hasil kerja sama kolaboratif antara Bea Cukai dan BNNP di Provinsi Sulawesi Selatan, dan mereka berasal dari informasi publik terkait dengan perdagangan narkoba. Para penyerang adalah empat wanita yang diduga bertugas sebagai pembantu rumah tangga. “” Tiga dari mereka melayani sebagai kurir, dan yang lain melayani sebagai koordinator surat. Untuk pelanggar, Pasal 114, paragraf 2, Pasal 112, paragraf 2, dan Pasal 132, paragraf 1 akan dihukum mati, penjara seumur hidup, atau hukuman penjara jangka panjang hingga 5 hingga 20 tahun. “Dia berkata. -Dia juga menjelaskan bahwa dengan menjalankan fungsi pelindung komunitas, Custome Customs secara aktif bekerja bersama dengan petugas penegak hukum lainnya untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang dan berbahaya termasuk narkotika. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live