Bea Cukai Bandung mempromosikan produksi 2 juta topeng dan 1 juta keping alat pelindung diri

TRIBUNNEWS.COM-Penggunaan kepabeanan atas layanan relokasi perusahaan yang menggunakan fasilitas Zona Perdagangan Bebas (KB) telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap produksi Covid-19 alat pelindung diri (PPE) untuk Indonesia. Dwiyono Widodo dari Kantor Pabean Bandung mengatakan bahwa fleksibilitas fasilitas produksi KB di negara ini telah banyak digunakan oleh perusahaan, yang sangat berguna untuk memenuhi permintaan APD Indonesia. Untuk mendukung staf medis yang berada di garis depan pertempuran dengan Covid-19, Pajak Bea dan Cukai Bandung membantu Perusahaan KB memproduksi PPE.

“Dwiyono mengatakan dalam sebuah pernyataan tertulis:” Menurut kebijakan KB ini, perusahaan pembuat pakaian jadi PT Trisco adalah anak perusahaan dari PT. Trisula International Tbk memproduksi 1.064.185 set pakaian APD berbahaya dan 2.030.500 topeng yang terbuat dari kain non-medis. , Jumat 4/17 .

Dia menjelaskan bahwa semua peralatan pelindung diri dan masker didistribusikan oleh rumah sakit, yayasan dan penyedia yang ditunjuk oleh pemerintah. “Karena permintaan domestik masih tinggi, alat pelindung diri akan terus diproduksi,” tambahnya:

Dalam situasi pandemi ini, pemerintah telah melawan banyak perusahaan industri melalui bea cukai dan pajak konsumsi untuk mengelola Covid- 19. Pemerintah dapat memainkan peran dalam mempromosikan perizinan, dan perusahaan dapat bertahan untuk kesejahteraan karyawan dan berbagai kebutuhan produksi, terutama peralatan pelindung pribadi.

“Kami berharap kontribusi ini dapat memenuhi permintaan domestik untuk masker non-medis dan pakaian PPM Hazmat,” pungkasnya. )

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live