Bea Cukai Sabang dan Bea Cukai Sintete menghancurkan miliaran rupee barang ilegal

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai terus mengambil tindakan berdasarkan fungsinya melindungi industri dan komunitas etnis dari aliran barang ilegal. Salah satu bentuk pelacakan barang adalah penghancuran barang yang ditangkap dengan State Property Identity (BMN).

Karena kerjasama dengan beberapa lembaga terkait di wilayah Sabang, Bea Cukai Sabang diimplementasikan dari 2018 hingga paruh pertama 2020, dan penghancuran BMN dilakukan pada Selasa (30/6).

Hanif Adnan Zunanto, kepala Bea Cukai Sabang, mengungkapkan bahwa ada 2940 rokok dan gula total, beratnya 1,867 kg, dan perkiraan nilai BMN adalah Rp11.644.000. – Hanif menjelaskan bahwa rokok ini berhasil dikelola dan dikelola oleh Bea Cukai Sabang.Rokok ini beredar di zona bebas Sabang, tidak ada pajak konsumsi, dan tidak ada label zona bebas khusus. Produk dari Sabang harus dicetak pada kemasan rokok. Meskipun gula yang berhasil diproses adalah hasil dari pihak lain yang menekan penghapusan gula dari Zona Bebas Sabang tanpa pemberitahuan pabean yang sah. – “Dengan terus menciptakan sinergi dengan lembaga terkait dan publik, kami akan terus bekerja untuk memantau masuknya barang ilegal dan rilis terbaik dan profesional untuk meningkatkan bea cukai!”

Awal, Kamis, 25/6, Sintete Customs Kepunahan juga dilakukan di bea cukai Sintete, sambil memperhatikan perjanjian kebersihan Covid-19 “Barang-barang dihancurkan dengan cara dipotong, dipukuli, dibuang dan dibakar. Hingga akhirnya,” kata Denny Prasetyanto, kepala bea cukai Sintete.

— BMN yang hancur ditangkap saat penambangan barang yang masuk ke Indonesia melalui Aruk PLBN, serta hasil operasi pasar di area kerja, termasuk Kota Singkawang, Kabupaten Kabupaten Bengkayang dan Dambass mengatakan: Kabupaten dinasti Sarbanes dari Mei 2019 hingga Mei 2020. “” Total potensi kerugian negara yang diselamatkan adalah Rp 927.056.910 dari nilai total barang Rp 1.620.764.360, “.

Kepala Divisi Sempaluk, kepala departemen P2 Kantor Regional DJBC di Kalimantan Barat, kepala Departemen Shabara dari Departemen Kepolisian Sempaluk dan kepala Islamabad juga memperhatikan kehancuran. Seksi Hukum dan Informasi KPKNL Singkawang.

“Dengan penghancuran barang ilegal ini,” Danny menyimpulkan bahwa ini adalah bentuk perlindungan bagi industri dalam negeri dan bentuk transparan dari pemantauan hasil tangkapan. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live