Pabean sekali lagi melindungi negara dari narkoba

TRIBUNNEWS.COM, Jakarta-Karena sinergi antara Bea Cukai dan Kantor Bea Cukai Daerah Maluku dan Administrasi Narkotika Nasional (BNN) Maluku Utara dan Kantor Bea Cukai Daerah Jakarta, Badan Bea Cukai dan Penegakan Narkoba kembali memblokir obat-obatan ke Indonesia Kegiatan penyelundupan, arahan para detektif narkoba .

Dari Ternate, Bea Cukai Ternate, Bea Cukai Maluku dan BNN berhasil menemukan 2 kasus distribusi narkoba, total 530 Bukti Gram dan 3 penulis. Pada saat yang sama, mulai dari Jakarta, bea cukai Kantor Pos Pasar Baru, Bea Cukai Jakarta dan Bea Cukai Bandung, dan manajemen PMJ memberikan 1.962 gram bukti kepada tiga penulis mainan anak-anak yang menggunakan kamuflase. -R Syarif Hidayat, kepala bea cukai dan lembaga internasional, mengatakan bahwa kegiatan penyelundupan yang sama sering terjadi, menempatkan masyarakat dalam risiko.

“Kami berterima kasih kepada polisi yang bersedia membantu menghilangkan jaringan narkoba ini. Kami juga sangat berterima kasih atas bantuan masyarakat, yang secara aktif melaporkan keraguan tentang narkoba. Indonesia masih dalam keadaan darurat narkoba, sehingga kami memiliki tanggung jawab untuk memberantas masalah ini. “” Kata Sharif. ——Semua tersangka akan diancam dengan nyawa sesuai dengan Pasal 114 (2) Keputusan No. 35 Tahun 2009 Republik Indonesia tentang kejahatan narkotika. Dijatuhi hukuman penjara atau minimal 5 tahun penjara dan maksimum 20 tahun penjara. Diharapkan bahwa tindakan ini akan memperkuat sinergi antara bea cukai dan polisi BNNP. Surveilensi akan terus didorong untuk melindungi masyarakat dari komoditas-komoditas ilegal ini, dan ini juga akan mewaspadai perdagangan narkoba di Indonesia, khususnya Maluku Utara dan Jakarta. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live