Gagal memenuhi izin dan bea cukai merusak barang impor senilai lebih dari 500 juta rupiah

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Pasar Baru memusnahkan sejumlah komoditas milik negara senilai Rp557.566.800 pada Kamis (13/8/2020).

Kali ini, bea cukai menghancurkan bagian kargo, pakaian bekas, obat-obatan, barang konsumsi dan produk yang mengandung unsur pornografi dan maksiat berupa kosmetik, suku cadang senjata, dan kendaraan. Produk tersebut tidak memenuhi izin instansi terkait seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan, Kementerian Perdagangan, POLRI, dan Biro Karantina, “kata Kunawi. -Selain itu, ada beberapa produk lain yang dilarang dan / atau dibatasi secara moral. Barang-barang yang mengandung konten pornografi dan produk yang melebihi batas pembebasan pajak konsumsi.Beberapa ketidakpatuhan terhadap ketentuan tersebut antara lain: Peraturan Badan POM Nomor 30 Tahun 2017, Perkalpolri Nomor 8 Tahun 2012 tentang Pengawasan dan Pengendalian Senjata Api untuk Penggunaan Olahraga, 2002 Peraturan Pemerintah Nomor 14 Tahun tentang Pabrik Kanrantina dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 48 tentang Ketentuan Umum Departemen Impor Tahun 2015. Barang-barang tersebut diyakini merupakan hasil tindakan pabean di Pasar Sino-Baru dari tahun 2019 hingga 2020. Dan saat barang tersebut masuk ke Indonesia Tanggung jawab untuk memenuhi kewajiban kontrol.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live