Gagal mengekspor benih lobster, Bea Cukai Palembang meraih penghargaan

TRIBUNNEWS.COM- Bea Cukai Palembang mendapat penghargaan dari Pusat Pengendalian Mutu Karantina Ikan dan Pengawasan Hasil Perairan Kementerian Kelautan dan Perikanan atas upayanya menghapus dan mengungkap ekspor benih lobster secara ilegal di kawasan yang dikuasainya dari 2018 hingga 2019, 08 Desember. Rabu, 12. Pada acara penyerahan penghargaan tersebut, Edhy Prabowo, Kepala Kantor Pabean Palembang, Indonesia, hadir dalam pertemuan para Menteri Kelautan dan Perikanan Republik. Abdul Harris mengungkapkan bahwa dirinya telah Sebelum berlakunya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen) tentang pengelolaan lobster, kepiting, dan rajungan di wilayah tersebut, telah ditanam 18.000 benih lobster. “Katanya saat itu benih atau lobster air tawar masih merupakan produk yang dilarang untuk diekspor,” ujarnya.

Abdul menambahkan. Kegagalan ekspor ilegal ini menjadi sarana pemerintah. Melalui bea cukai untuk melindungi kelangsungan stok keanekaragaman hayati di perairan nasional, dan meningkatkan nilai tambah ekonomi melalui nilai ekspor. Jumlah lobster dewasa jauh lebih banyak. Selain itu, jika penambangan terus dilakukan, dikhawatirkan lobster akan hilang dari perairan Indonesia. “(*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live