Selama pandemi, adat istiadat dan adat istiadat mendukung peningkatan ekonomi kecil dan ketahanan pangan

TRIBUNNEWS.COM-Direktur DJBC Kanwil Jabar Saipullah Nasution mengikuti kegiatan “AKABRI 89 Kampanye Pemulihan Kesehatan, Emerging Economy” yang digelar di Desa Maningsal, Kecamatan Cipunagara, Kota Bupati Subang, Jawa Barat, Kamis pekan lalu. ).

Kegiatan ini meliputi penanaman benih jagung di lahan 860 hektar, menanam padi di atas lahan 10 hektar dan menyediakan 2.000 set sembako untuk masyarakat di Desa Wanyingsar. – “Peran bea cukai dan pajak konsumsi dalam kegiatan meliputi partisipasi dalam mendorong perekonomian kecil dan menengah agar mampu bersaing di pasar domestik dan internasional, serta mendorong terbentuknya kawasan industri / kawasan ekonomi khusus (KEK).” Di kawasan yang memiliki potensi ekonomi, guna mempercepat -19 manajemen dan pemulihan ekonomi nasional (PEN), “kata Sabrah di acara yang dihadiri Bupati Subang, Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri (KABAHARKAM): Wakil Polisi Jawa Barat, Kepala BNI Jawa Barat, General Manager PT Pupuk dan General Manager PT Sang Hyang Seri di Indonesia.

Acara ini merupakan bagian dari gerakan ketahanan pangan yang digagas oleh Rupiah, TNI dan Polri, khususnya eks Akabri Taruna (Altar) 89. Menjaga ketahanan pangan dan memulihkan perekonomian nasional serta perekonomian masyarakat miskin, khususnya petani yang bermasalah saat pandemi COVID-19. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live