Pemerintah menyetujui Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia

TRIBUNNEWS.COM-Pemerintah Indonesia telah menyetujui Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia sesuai dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2020 (atas persetujuan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia). Indonesia dan Australia, serta melalui kerjasama perdagangan internasional untuk memajukan pembangunan ekonomi nasional.

Sesuai dengan ketentuan yang disepakati dalam “Economic Partnership Agreement”, telah disusun rencana penurunan tarif impor “Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement”. 81 / PMK.010 / 2020 tentang Penetapan Tarif Impor Berdasarkan Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia dan PMK 82 / PMK.04 tentang tata cara pengenaan bea masuk atas barang impor dalam rangka Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia Perjanjian 2020.

Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Syarif Hidayat menyatakan bahwa PMK telah diadopsi sebagai dasar hukum dan pedoman pemberian prosedur tarif preferensi setelah mendapat persetujuan dari Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia. Syarif mengatakan: “Prosedur lain memberlakukan tarif preferensial pada bass laut yang diimpor dari Australia, dan menetapkan tarif kuota khusus kode HS 16 untuk barang yang diimpor dari Australia.” – Impor dengan tarif diberlakukan sesuai dengan hukum. Ketentuan dan ketentuan mengenai tata cara pengenaan bea masuk atas barang impor dalam Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif Indonesia-Australia.

Ketentuan PMK berlaku untuk dokumen pemberitahuan pabean impor atau dokumen pemberitahuan pabean untuk barang impor yang berasal dari barang di luar daerah pabean. Barang yang memasuki gudang berikat, kawasan berikat, bursa dan pelabuhan bebas atau kawasan ekonomi khusus telah mendapatkan tanggal dan tanggal pendaftaran pabean yang telah memenuhi kewajiban pabean sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Hukum bea cukai sejak berlakunya PMK ini.

PMK 81 / PMK.010 / 2020 dan PMK 82 / PMK.04 / 020 mulai 5 Juli 2020. Bagi pengguna jasa yang membutuhkan informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Customs Contact Center 1500225 atau melalui .ly / bravobc Obrolan langsung di situs web. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live