Penjualan online, rokok ilegal dilindungi oleh Marenda Customs

Pandemi TRIBUNNEWS.COM-Covid-19 tidak menghalangi pihak bea cukai untuk terus melindungi negara dan masyarakat dari barang ilegal. Melalui operasi pasar pada awal September 2020, Bea Cukai Marenda berhasil memburu mobil yang diduga membawa rokok ilegal di kawasan pasar ikan Muara Baru, Jakarta. Transaksi tersebut dilakukan setelah mendapat informasi dari Kelompok Pengawas Bea Cukai dan Pajak Konsumsi Maronda yang terindikasi adanya transaksi rokok ilegal secara online. -Sehat menjelaskan, pihaknya melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap mobil tersebut dan menemukan tiga dus rokok merek berbeda, namun tidak ada cap cukai yang ditempel. Selain itu, Penulis (AR) dan barang bukti dibawa ke Bea Cukai Marenda untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan ditemukan 124.000 batang rokok biasa, dengan nilai komoditas diperkirakan mencapai Rp 137,9 juta. Saihat mengatakan:“ Hal ini dapat merugikan negara sebesar Rp61,5 juta. … Lebih lanjut Sehat menjelaskan setelah berkembangnya kasus tersebut, pelaku (AR) mengaku masih menyimpan empat kotak rokok ilegal di kediamannya. -Sebagai tindak lanjut dari penangkapan, dilakukan proses. Penyelidikan terhadap RA yang mencurigakan (30 tahun) yang melanggar Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007 tentang Pajak Konsumsi, isinya sebagai berikut: Siapapun yang menyediakan, menyerahkan, menjual atau menyediakan produk yang dikenai pajak konsumsi tetapi tidak dikenai pajak konsumsi kemasan atau pita tanpa pajak konsumsi Pajak atau tanda pajak konsumsi lainnya yang disebutkan dalam Pasal 29 (1) tidak dibubuhi paling sedikit 1 (s) kurungan. Atau) tahun, sampai dengan 5 (lima) tahun, dan / atau denda paling sedikit 2 (dua kali) kali nilai pajak konsumsi dan paling banyak 10 (sepuluh) kali nilai pajak konsumsi.

“Bahkan saat terjadi pandemi Covid-19, pihak adat Marunda akan terus memantau dan mengambil tindakan untuk memberantas pengangkutan barang ilegal,” pungkas Sehat.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live