Membantu masyarakat terdampak Covid-19, Bea Cukai Aceh dan pajak konsumsi dengan 24,5 ton bawang merah

TRIBUNNEWS.COM-Untuk membantu mendorong pembangunan ekonomi masyarakat terdampak wabah Covid-19, Kantor Bea Cukai Daerah Aceh (Kanwil) bekerja sama dengan Balai Karantina Pertanian (BBKP) Belawan, Dinas Pabean Sumatera Utara dan Belawan serta bea cukai yang didonasikan 24,5 Berton-ton bawang merah didatangkan melalui dua pemerintah daerah Provinsi Aceh Timur dan Negara Bagian Aceh Tamiyang.

Perwakilan pemerintah menerima subsidi, silakan lihat halaman Pabean Belawan untuk detailnya. Pejabat berwenang dan perwakilan TNI dan Polri, Jum’at, Isnu Irwantoro, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Bea dan Konsumsi Daerah Aceh, menyatakan kucai sumbangan itu dikemas dalam 2.722 kantong 9 kg dengan total nilai Rp 167.049.339. Ia menjelaskan, pengiriman bawang merah dengan KM Rajawali GT 15 Nomor 104 / QQd merupakan hasil litigasi, dan litigasi tersebut tidak setara dengan dokumen pabean impor yang masih berlaku, termasuk dokumen manifest kargo (daftar) yang belum terisi. Patroli Maritim Bea Cukai berhasil dilakukan di perairan Achimyan Air dengan bantuan dari Patrolman BC 30004 Rabu (20/5). Ia mengatakan: “Untuk kegiatan penyelundupan bawang merah ini, negara memperkirakan kehilangan 58,5 juta rupiah dari industri perpajakan.” Oleh karena itu, diumumkan bahwa tidak ada organisme fitosanitari karantina (OPTK) di bidang pertanian, dan kandungan timbal (Pb) dan kadmium. Isi (Cd) di bawah batas residu maksimum (BMR). Kantor Bea dan Cukai Belawan dan Balai Karantina Pertanian Belawan menggunakan barang-barang produksi penegakan hukum sehingga kelompok rentan dapat menggunakan barang tersebut, terutama yang terkena Covid. Barang terkena wabah ke-19 ”. Kata Isnu. Pasal 102 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2006 (a) Tentang Perubahan Undang-Undang Kepabeanan Nomor 10 Tahun 1995 Barang siapa yang mengimpor barang yang tidak terdaftar akan dihukum karena penyelundupan di bagian impor, hukuman minimal satu tahun dan hukuman maksimal sepuluh tahun penjara, minimal denda Rp 50 juta dan maksimal Rp 5 miliar. –Saya berharap agar pelaku usaha dan masyarakat tidak diselundupkan dan / atau dibeli melalui undang-undang ini sebagai wujud partisipasi warga dalam upaya melindungi produsen bawang merah, masyarakat dan lingkungan. Dari impor hewan, tumbuhan dan turunannya Penyakit tersebut disebabkan oleh meningkatnya daya saing industri dalam negeri serta kenaikan bea masuk dan pajak nasional departemen perpajakan. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live