Sumatera Barat dihancurkan oleh bea dan cukai senilai 1 miliar rupee, rokok dan minuman beralkohol ilegal

TRIBUNNEWS.COM-Sebagai bagian dari bentuk transparansi pelaksanaan tugas dan fungsi bea dan cukai, Kantor Bea dan Cukai Sumatera Barat terus melakukan pemusnahan komoditas milik negara termasuk rokok dan minuman keras eks illegal yang ditangkap selama Juni 2019, 2020 7 Bulan sd .

Barang yang dimusnahkan adalah barang milik negara, barang dan / atau alat angkut yang diblokir oleh petugas bea cukai dan pajak konsumsi berupa barang konsumsi ilegal. – Kepala bea cukai daerah, Yusmari, Sumatera Barat Kantor Zha mengungkapkan bahwa jumlah barang yang disebabkan oleh tindakan pajak konsumsi ini akan dimusnahkan. “Kali ini kita musnahkan 10.819.004 batang rokok, 2,55 liter cairan yang dikabutkan, dan 6.246,74 liter MMEA, dengan nilai komoditas Rp 11,3 miliar. Potensi kerugiannya Rp 10 miliar. Skala ilegal yang digunakan adalah barang tidak membawa pajak konsumsi / sederhana. Perangko dan penggelapan dana masyarakat. “

Selain nilai material tersebut di atas, terdapat nilai-nilai intangible lainnya, termasuk hancurnya pertumbuhan industri rokok / minuman / perokok dalam negeri. Jika produk ilegal beredar bebas di pasaran, kerawanan sosial akan menjadi meningkatkan. Pasar tidak diawasi.

Bea Cukai Sumatera Barat sebagai badan bea cukai vertikal telah memastikan peran sebagai pelindung masyarakat. Situasi Covid-19 tidak menghalangi petugas bea cukai untuk membawa barang, dengan mempertimbangkan volume rokok dan perdagangan dan konsumsi alkohol ilegal Secara proporsional, melakukan tindakan terhadap pelaku pajak konsumen yang berusaha merugikan negara dan masyarakat serta melakukan tindakan pengawasan yang berbeda merupakan salah satu upaya untuk menghentikan peredaran rokok ilegal. Alkohol dilakukan melalui “Operasi Gempur” reguler, terakhir dari 6 Juli 2020 hingga 1 Agustus 2020. Tindakan penindasan rokok dan alkohol ilegal merupakan tindakan khusus dari bea cukai dan pajak konsumsi. Hal ini menciptakan perlakuan yang adil bagi industri rokok. Undang-undang tersebut telah memenuhi semua ketentuan dan memenuhi pajak konsumsi sesuai dengan kewajibannya. Oleh karena itu, diharapkan undang-undang tersebut tidak berlangsung lama. Rokok ilegal, industri rokok yang taat aturan akan membanjiri pasar.

“Sekaligus, kepunahan ini sendiri dengan jelas membuktikan bahwa pajak bea dan cukai tidak merugikan barang haram. Perusakan ini juga jera. Pelaku yang memproduksi dan mendistribusikannya,” tambah Yusmariza. Bekerja sama untuk memerangi peredaran rokok, alkohol, dan rokok elektronik ilegal. Kedepannya, pihak bea cukai akan semakin meningkatkan kegiatan pengawasan dan konsultasi. Dan menunggu partisipasi masyarakat untuk membantu penerapan tarif.

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live