Penggunaan fasilitas bea cukai selama pandemi Covid-19 untuk mendorong pemulihan ekonomi

TRIBUNNEWS.COM-Menghadapi dampak virus Corona, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) terus menggalakkan pemulihan ekonomi. Selama pandemi Covid-19, Kementerian Keuangan memberikan berbagai insentif perpajakan dan prosedural melalui bea cukai untuk membalikkan penurunan kinerja ekonomi akibat dampak virus corona. Berdasarkan data per 19 Mei 2020 telah diberikan fasilitas perpajakan atas impor barang untuk mencegah Covid-19, dengan total nilai impor sebesar Rp 2.746.789.886.242,21 (Rp 2,74 triliun), dimana barang impor terbesar adalah importir. Sebanyak 106.571.092 masker digunakan di berbagai fasilitas, antara lain program subsidi yayasan / badan sosial (PMK70), barang impor pemerintah pusat / daerah (PMK 171), penanggulangan Covid-19 (PMK 34) dan non-instalasi sesuai Lampiran A. Kemudahan yang diberikan sistem tersebut berupa pembebasan bea masuk (BM) dan pajak konsumsi, tidak termasuk PPN dan PPnBM, serta pembebasan impor PPh 22. Total nilai pembebasan pajak dari 13 Maret hingga 19 Mei 2020 mencapai Rp602.611.433.446 (602,61 miliar), di mana total penyisihan BM adalah Rp258.914.186.623, belum termasuk PPN dan PPnBM sebesar Rp239.704.964.515, dan PPh dibebaskan 22, Jumlah Rp103.992.282.308. Selain itu, fasilitas impor tersebut juga telah memiliki sistem Surat Keterangan Asal (SKA) dengan negara mitra ASEAN. Secara rata-rata, pada tahun 2020, impor menggunakan SKA akan mencapai sekitar 33% dari total impor mata uang asing. Impor pangan yang termasuk dalam 10 produk yang diimpor SKA adalah gula dan permen dari Australia, China, dan India. Masih dari segi fasilitas, bea cukai juga memberikan kelonggaran bagi perusahaan yang menggunakan fasilitas Kawasan Berikat (KB) dan fasilitas Ekspor Impor Sederhana (KITE). Sejak 1 April hingga 26 April 2020, total nilai rencana insentif perpajakan berupa pembebasan pajak berdasarkan Pasal 22 mencapai Rp882.637.858.209 (Rp882,63 miliar). Dalam kasus pandemi Covid-19, Bea Cukai Hong Kong berkomitmen untuk memberikan layanan 24/7 kepada masyarakat, memberikan berbagai kemudahan melalui relaksasi fasilitas dan kebijakan, serta terus menjalankan fungsi pengawasannya untuk melindungi masyarakat dari masuknya zat berbahaya dan berbahaya. . Barang ilegal. Pengguna jasa dan masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Customs Contact Center di 1500225 (live web chat via bit.ly/bravobc) atau melalui media sosial @beacukairi. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live