Bea Cukai sekali lagi memastikan keamanan jutaan rokok ilegal

TRIBUNNEWS.COM-Terus memajukan aksi pemberantasan rokok ilegal.Pada tahun 2020 mendatang, bea cukai berbagai wilayah pengawasan kembali berhasil memastikan keamanan total jutaan rokok ilegal yang merugikan negara hingga ratusan juta rupiah. Pabean Bandar Lampung Sabtu (26/7) lalu bekerja sama dengan Detasemen Polisi Militer Lampung Selatan melakukan pemeriksaan truk di Pelabuhan Bakauheni. Direktur Bea dan Cukai Lampung Esti Wiyandari (Esti Wiyandari) berhasil digugat oleh petugas bea cukai dan pajak konsumsi pada dini hari WIB pukul 01.20 di hari kejadian. Ia menambahkan, total nilai komoditas tersebut sekitar Rp750.720.000. Selama operasi Gempur 28-30 Juli, Meulaboh juga menerima 1.700 batang rokok, dengan total kerugian Rp 796.000. Sehingga pada tahun 2020, Pada Juli, jumlah rokok yang ditangkap secara ilegal dari cukai Meulaboh meningkat menjadi ratusan ribu, dan kerugian negara bisa melebihi 70 juta rupiah Juli 2020. Total kerugian nasional akibat pendudukan mencapai 280.744.100 rupiah. Pokok-pokok rokok ilegal tanpa meterai pajak konsumsi.

Tindak lanjut dari kasus-kasus ini masih dalam tahap penelitian lebih lanjut di pihak Bea Cukai Malang. Latif mengatakan: “Kami tidak akan segan-segan memberikan informasi kepada kami tentang keberadaan rokok ilegal. Informasi, dengan peran aktif masyarakat dapat membantu kita memerangi peredaran rokok ilegal. Bea Cukai Kediri berhasil mengamankan 124.656 batang rokok tanpa cukai. Hingga Senin (3/8), total nilai komoditasnya diperkirakan mencapai Rp 111,5 juta.-Susanto Prihartono, Kepala Bidang Mekanisme Penyelenggaraan Bea dan Cukai Kediri menjelaskan, Saat melakukan operasi tersebut, tim telah memperoleh informasi dari masyarakat tentang apa yang disebut peredaran rokok ilegal tersebut. Susanto mengatakan: “Petugas juga secara acak mendatangi beberapa toko dan warung untuk mengecek rokok yang dijual di pasar. “-Tidak hanya menindak, Tim Bea Cukai Kediri juga melakukan penindakan terkait rokok, stempel cukai, rokok dengan stempel cukai yang berbeda, rokok dengan stempel cukai,” cukai bekas dan rokok dengan stempel cukai palsu “pada penjual rokok eceran. Pendidikan karakteristik .- “Saya berharap melalui pendidikan yang kami berikan, jika seseorang memberikan rokok ilegal, mereka akan menolak, dan mereka juga dapat memberi kami informasi.

Harapan Susanto .

Ia menambahkan melalui kegiatan represif ini pihaknya berharap dapat memberikan jera kepada para pencipta rokok ilegal, sehingga laju peredarannya dapat terus menurun. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live