Pajak bea dan cukai di Kalimantan Barat telah memusnahkan jutaan rokok ilegal

TRIBUNNEWS.COM-Dalam rangka menjalankan fungsi perlindungan industri nasional dan seluruh masyarakat, pihak bea cukai terus melakukan berbagai kegiatan untuk memberantas arus barang ilegal di masyarakat. — Kantor Wilayah (Kanwil) Bea Cukai Kalimantan Barat (Kalbagbar) sebelumnya telah bekerja sama dengan aparat penegak hukum lainnya untuk melakukan serangkaian kegiatan pengawasan dan penindakan di wilayah kerjanya untuk menindak tegas rokok dan minuman beralkohol ilegal. Bentuk transportasi barang ilegal. Dalam aksi yang dilakukan pihaknya, beberapa barang sitaan berstatus Barang Milik Negara (BMN) sehingga dimusnahkan.

Suparyanto mengatakan, pihaknya memusnahkan jutaan rokok dan beberapa minuman beralkohol ilegal. Pada Selasa (9/6), negara merugi akibat ratusan komoditas ilegal. Satu juta rupee. — Semua rokok ilegal dibakar di bea cukai di Kalimantan Barat, dan alkohol dimusnahkan dengan cara menghancurkan botol dengan palu.

Suparyanto juga menjelaskan bahwa barang-barang tersebut tergolong ilegal karena berbagai alasan. – “Rokok konsumsi ilegal memiliki beberapa jenis pelanggaran. Pertama, tidak ada stempel pajak konsumsi yang dilampirkan, dan kedua, stempel pajak konsumsi bekas yang artinya tidak membayar pajak nasional, atau ketiga, dengan stempel pajak konsumsi, tetapi jika dipalsukan, maka Kelihatannya ada bab pajak konsumsi, tapi tidak ada. Yang keempat dipalsukan; namanya, yaitu disertai pajak konsumsi, tetapi tidak benar. Yang kelima adalah personalisasi yang buruk, yakni disertai pajak konsumsi tetapi menjadi miliknya. Dia menjelaskan: “Semua ini Semuanya ilegal. “Kegiatan pemadaman semacam ini tidak hanya sebagai bentuk pemenuhan kewajiban secara transparan, tetapi juga mengajak masyarakat dan pelaku ekonomi untuk mematuhi peraturan dan ketentuan yang mengatur perusahaan melalui undang-undang, khususnya dalam kegiatan pajak konsumsi, bea cukai dan pajak konsumsi berhak memantau dan melakukan tindakan terhadap ritel. Tingkatan barang ilegal di masyarakat dan produk impor yang beredar di masyarakat. Dia menyimpulkan: “Ini juga berlaku. “Perusakan semacam ini juga kami lakukan, untuk menyampaikan pesan kepada pelaku komersial, yaitu jangan mengedarkan atau menjual produk ilegal yang tidak menggunakan pajak konsumsi sebagai sumber pendapatan nasional.” (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live