Tarif dan cukai melindungi ribuan rokok ilegal di berbagai daerah

TRIBUNNEWS.COM-Guna menekan laju peredaran rokok ilegal hingga kurang dari 1% pada tahun 2020, dan mengoptimalkan pelaksanaan operasi Gempur, bea dan cukai kembali memperoleh ratusan ribu rokok ilegal dari berbagai daerah selama periode ini. Bertarung di Juli 2020. Bea Cukai Pekanbaru berhasil menindak penyelundupan 120.520 batang rokok ilegal.WIB dikepung oleh Jalan HR Subrantas Panam dan Kec pada pukul 19.00, Jumat (10/7). Kota Tampan, Kota Pekanbaru. –Prijo Andono, Kepala Kantor Bea Cukai Pekanbaru, menjelaskan berawal dari informasi masyarakat tentang mobil yang diduga mengedarkan rokok ilegal, petugas bea cukai Pekanbaru langsung mendatangi lokasi yang direncanakan. Dia mengatakan bahwa dia bersama ketiga pelaku tersebut. Setelah diperiksa, petugas menemukan beberapa kotak karton netral berisi berbagai merek dan jenis rokok, namun tidak ditempelkan pada pita cukai di jok belakang mobil. Kantor Pajak Konsumsi Pekanbaru akan terus menindak. Prijo berharap masyarakat segera melapor ke kantor bea dan cukai terdekat jika mengetahui adanya rokok ilegal, kata Prijo. Pada Kamis (9/7), Bea Cukai Purwakarta juga berhasil menghentikan pengiriman rokok ilegal tanpa mengikatkan rokok tersebut dengan berbagai stempel cukai bermerek yang berjumlah 2 boks dengan total 6.600 batang rokok. Salah satu wilayah Puwakada.

Irwan Julianto, Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Pwakada, mengatakan operasi tempur petugas sudah dilakukan selama tiga hari dan akan berlanjut dalam beberapa pekan ke depan di Kabupaten Purwakarta, Subang, dan Karawang. Di bawah pengawasan sepuluh jalan. -Aku berharap Irwan berharap: “Ke depan, seiring pemahaman masyarakat yang kuat tentang peredaran rokok ilegal, masyarakat dapat berperan penting dalam pemberantasan rokok ilegal.”

Selama kurun waktu ini, di hari yang sama, dari Gresik, Kabupaten Ramong Gan Petugas bea cukai juga mengadili rokok ilegal. Tim polisi berhasil menyergap 21.040 batang rokok ilegal, dan hilangnya identitas bisa mencapai Rp 20.230.400. Pada 9 Juli 2020, mereka juga menemukan pelaku masih menjual rokok ilegal di berbagai toko retail. -Petugas bea cukai melindungi total 12.900 batang rokok ilegal di Sangatta dan meminta kepada toko-toko yang masih menjual rokok ilegal untuk tidak mengulanginya.

Bea Cukai akan terus memantau dan mendidik pelaku niaga dan masyarakat, jika ada pihak yang menjual rokok ilegal di tokonya, harus segera menghubungi pihak bea cukai. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live