Kejaksaan Tinggi Kepri memeriksa amonium nitrat dan mengunjungi gudang bea cukai

TRIBUNNEWS.COM, Kepala Balai Besar Bea Cukai Tanjung Barai Karimun-Kepulauan Rau, Agus Yulianto (Agus Yulianto), diterima Jaksa Penuntut Umum Kepri Sudavida, Kamis pekan lalu. Kunjungan direktur kantor Di dan stafnya. (03/09).

Menurut Agus, tujuan kunjungan ini adalah untuk melihat secara langsung amonium nitrat yang harus dimusnahkan pada awal September 2020.

“Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari bea cukai. Dia berkata:” Ini adalah bahan peledak yang berbahaya dan ada pajak konsumsi. Amonium nitrat adalah bahan peledak. “-Agus menyebutkan ada 2 kasus pencegahan amonium nitrat di tahun 2010. Kasus-kasus ini tereliminasi pada tahun 2012. Kemudian, pada 2015 ada 3 kasus lagi, lalu 3 kasus pada 2016, dan 1 kasus pada 2018. Nitrat di kantor Kejaksaan Agung Kepulauan Riau berlangsung di gudang tempat penyimpanan amonium nitrat. Diakui Argus, proses penyimpanan amonium nitrat di gudang milik bea cukai berjalan dengan baik.

“Kami harap kunjungan ini Sinergi Bea Cukai Kepulauan Riau dan Dinas Tinggi akan ditingkatkan. Jaksa Kepri “. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live