Penulis rokok ilegal dijatuhi hukuman penjara jangka waktu tetap dan denda

TRIBUNNEWS.COM-Bea Cukai Banyuwangi terus melakukan tindakan agresif terhadap pemasok dan distributor rokok ilegal serta menangkap pelakunya dengan menahan ribuan bungkus rokok ilegal dan kemudian dijatuhi hukuman kurungan serta denda.

Jumat (26/6), Majelis Hakim Pengadilan Negeri Banyuwangi memvonis terdakwa berinisial AT atas dakwaan tindak pidana menyimpan dan menjual rokok ilegal. AT divonis satu tahun penjara dan denda 32.869.200 Rs di rumahnya di Kecamatan Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi, karena diketahui AT memegang dan memiliki 1.966 bungkus rokok berbagai merek, serta tidak melampirkan pungutan pajak konsumsi padanya. Rumah perangko. .

Berdasarkan fakta persidangan, AT mengaku mendapat rokok dari seseorang di Pamekasan (DPO) Madura dan kemudian menjualnya di beberapa kabupaten di Banyuwangi. IR No. 39 tahun 2007 terkait pajak konsumsi yang berbunyi: ‚ÄúSiapapun yang menumpuk, menyimpan, memiliki, menjual, memperdagangkan, memperoleh, atau memberikan barang kena pajak yang diketahuinya atau pantas diterimanya harus d. Ide ini berasal dari Tindak pidana berdasarkan undang-undang ini diancam dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu tahun) dan paling lama 5 (lima) tahun, dan denda paling sedikit 2 kali lipat nilai pajak konsumsi. Sampai sepuluh (sepuluh) kali lipat nilainya. Pajak konsumsi terutang ” .

“. Kami berharap dalam kasus ini, tergugat bisa mengecilkan hati dan bisa dijadikan tempat magang agar bisa berdampak baik di masa depan, karena Evy sudah menutup dan mengingatkan komunitas lain, Menjual rokok biasa atau tanpa stempel cukai adalah ilegal. (*)

Leave a comment

adu ayam bali_s128.net login_s128.live